Admin — Rabu, 04 September 2012

BADAN NARKOTIKA KABUPATEN

BAB II

KONDISI UMUM DAN

PERMASALAHAN BADAN NARKOTIKA KABUPATEN KOLAKA UTARA

A.    Kondisi Umum Kolaka Utara

Kolaka Utara adalah salah satu Kabupaten dalam wilayah provinsi Sulawesi Tenggara yang terletak di ujung utara, yang merupakan pintu gerbang Sulawesi Selatan. Baik melalui jalan darat maupun penyeberangan laut kedudukannya yang berhubungan langsung dengan provinsi Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai sentra pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia, diharapkan dapat memiliki daya sebar yang tinggi dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera adil dan beradab.

Daerah ini memiliki kondisi geografis, topografi, geologi, hidrologi, iklim dan sosial ekonomi serta budaya, masyarakat yang sangat menguntungkan dalam berbagai kegiatan ekonomi terutama dalam sektor pertanian dalam arti luas, pertambangan, perikanan dan kelautan. Dengan kondisi tersebut diharapkan dapat menjadikan Kolaka Utara sebagai salah satu daerah yang maju dan mandiri melalui percepatan pembangunan ekonomi sebagai leading sektor dengan memanfaatkan posisi kewilayahan dan keuntungan lokasi yang dapat menciptakan keterkaitan pembangunan dengan daerah tertinggal di Sulawesi Tenggara pada khususnya, daerah lain di Indonesia dan manca Negara pada umumnya.

Daerah Kolaka Uatara yang baru dimekarkan pada tahun 2003 sesuai dengan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Kolaka Utara di Provinsi Sulawesi Tenggara. (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 144, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4339). Setelah terbit SK Pembentukan, selanjutnya Kabupaten Kolaka Utara kemudian mulai berbenah diri, dimulai dengan dilantiknya Bupati Kolaka Utara Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat dan baru Bupati Defenitif yang dimenangkan oleh pasangan RUSDA MAHMUD dan Hj. St. SUHARIAH, S.Ag., M.H, pada periode berikutnya yakni Defenitif ke dua (2), Bupati terpilih RUSDA MAHMUD dan Wakil Bupati BOBY ALIMUDDIN, SE.

Kolaka Utara berkembang dengan pesatnya, tentunya dimulai dengan adanya perencanaan yang mengacuh pada konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia, melakukan penyempurnaan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 menjadi Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Sistem Pemerintahan Daerah yang mengindikasi tentang terjadinya berbagai perubahan pada tatanan penyelenggaraan daerah. Pemerintah daerah dituntut untuk lebih respond dan transparan serta penuh perhitungan. Untuk itu pemerintah telah menetapkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) yang menandai telah berubahnya SPPN.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 mengamanahkan setiap pemerintah daerah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) pada tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diharapkan dapat mengimplementasikannya dalam program dan kegiatan prioritas untuk jangka waktu menengah yang di sebut Rencana Strategi (Renstra) SKPD yang merupakan penjabaran dari  RPJM, sedangkan Renstra SKPD itu kemudian di jabarkan dalam bentuk Rencana Kerja (RENJA) SKPD yang disusun setiap tahunnya.

Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara merupakan salah satu dari beberapa SKPD di Kabupaten Kolaka Utara yang terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kolaka Utara nomor 23 Tahun 2008, tentang organisasi dan tata kerja Inspektorat, BAPPEDA dan Lembaga Tekhnis Daerah Kabupaten Kolaka Utara yang berfokus pada upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Gelap Narkoba (P4GN).  

B.    Potensi dan Permasalahan

Dalam penyususnan rencana Strategis, perlu dilakukan analisis mengenai potensi, peluang, permasalaha dan tantangan  yang dihadpi, berdasarkan situasi kondisi Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara, maka dapat dianalisis seperti berikut :

1.   Potensi dan Peluang

a.  Potensi yang dimiliki Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara, seperti berikut :

1)     Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara akan berubah menjadi lembaga Vertikal;

2)     Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara telah memiliki sumber daya manusia sebanyak 11 (sebelas) orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bebrapa Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT);

3)     Komitmen beberapa lembaga pemerintah dan swasta yang menagai masalah Narkoba di Kolaka Utara.

b.  Peluang yang dimiliki Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara, seperti berikut :

1)     Kewenagan dalam Undang-undang 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara dapat melakukan arah kebijakan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Gelap Narkoba (P4GN);

2)     Inpres No. 12 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategis Nasional P4GN sebagi bentuk komitmen bersama seluruh komponen masyrakat bangsa dan negara.

2.   Permasalahan dan Tantangan

a.  permasalahan

Selain memilki potensi dan peluang, Badan Narkotika kabupaten  Kolaka Utara juga dihadapkan dengan berbagai tantangan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Badan Narkotika kabupaten Kolaka Utara, antara lain :

1)     Masih rendahnya peran serta masyrakat untuk upaya P4GN;

2)     Masih rendahnya pengungkapan kasusu  penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba;

3)     Sarana dan prasaran yang dimiliki Badan Narkotika kabupaten Kolaka Utara belum memadai;

4)     Sosialisasi tentang P4GN belum maksimal;

5)     Keterbatasan Sumber Daya Manusia dan Anggran yang dimiliki Badan Narkotika kabupaten Kolaka Utara.

b.  Tantangan

Sedangkan tantangan yang dihadapi Badan Narkotika kabupaten Kolaka Utara kedepan, antara lain :

1)     Trend perkembangan peredaran gelap Narkoba sangat cepat;

2)     Pengaruh ekonomi bagi pengangguran;

3)     Perkembangan teknologi informasi yang memudahkan komunikasi peredaran gelap narkoba;

4)     Masih adanya oknum-oknum penega hukum yang terlibat pada penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

BAB III

GAMBARAN UMUM

BADAN NARKOTIKA KABUPATEN KOLAKA UTARA

 

A.    Visi dan Misi Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara.

1.     visi

Visi merupakan pandangan jauh kedepan, ke mana dan bagai mana instansi pemerintah harus dibawah dan berkarya agar konsisten dan dapat eksisi,antisipatif, inofatif serta produktif. Dengan mengacu pada batasan tersebut, visi badan Narkotika Kabupaten Kolaka utara sebagai berikut :

“Terwujudnya masyarakat Kabupaten Kolaka Utara Bebas Narkoba.”

Untuk merealisasikan maksud dan tujuan visi tersebut, maka setiap pegawai Badan Narkotika kabupaten Kolaka  Utara dan stakeholder harus mampu memhami makna dari visi tersebut yaitu suatu pernyataan sikap untuk terus mendorong bahwa penyalahgunaan Narkoba kebanyakan adalah generasi muda yang merupakan asset berharga bagai masa depan bangsa, oleh karena itu dalam rangka menyalamatkan potensi bangsa diperlukan komitmen dan pernserta semua pihak baik pemerintah maupun swasta dalam rangka menciptakan budaya anti Narkoba.

2.     Misi

Untuk merealisasikan Visi tersebut yang bertumpuh pada potensi dan sumber daya yang dimiliki serta ditunjang oleh semangat kebersamaan, tanggungjawab yang optimal dan proporsional, maka Misi Badan Narkotika kabupaten Kolaka  Utara adalah sebagai berikut :

1.     Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

2.     Meningkatkan Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dan Sejenisnya.

3.     Meningkatkan pasilitas sarana dan prasarana dan menunjang pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

4.     Meningkatkan kerja sama dan koordinasi masalah Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). dengan Instansi terkait.

5.     Meningkatkan etos kerja, akuntabilitas dan pencitraan publik lembaga Badan Narkotika Kabupaten (BNK).

B. Struktur Organisai dan Komposisi Pegawai Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara.

1.     Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara yang termuat dalam  Peraturan Bupati Kolaka Utara Nomor 27 Tahun 2010 tentang penjabaran tugas pokok dan fungsi LAKHAR Badan Narkotika Kolaka Utara. Dimana Badan ini dipimpin oleh seorang Kepala Lakhar Badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melaluhi Sekretaris Kabupaten.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kolaka Utara Nomor 23 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis. Terdiri dari Bagian Sekretariat yang membawai tiga sub bagian dan Kepala Seksi. Secara detilnya struktur organisasi Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara dapat dilihat pada gambar berikut :

STRUKTUR ORGANISASI BADAN NARKOTIKA

KABUPATEN KOLAKA UTARA

 

KALAKHAR BNK KOLAKA UTARA

SEKRETARIS

 

SEKRETARIS

 

KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

Kepala Sub Bagian

Perencanaan

 

 

 

Kepala Sub Bagian

Umum dan Perlengkapan

 

 

Kepala Sub Bagian

Tata Usaha dan Keuangan

 

 

KEPALA SEKSI

PENCEGAHAN DAN TERAPI

KEPALA SEKSI

HUKUM DAN REHABILITASI

KEPALA SEKSI

EVALUASI DAN PELAPORAN

Kepala Sub Seksi Pencegahan

Kepala Sub Seksi Terapi dan Kesehatan

Kepala Sub Seksi Penegakan Hukum

Kepala Sub Seksi Rehabilitasi

Kepala Sub Seksi

Data dan Informasi

Kepala Sub Seksi

Evaluasi dan Pelaporan

 

2.     Komposisi Eselon pada BNK Kolaka Utara.

Komposisi Eselon Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara adalah        sebagai berikut :

Keadaan pegawai negeri sipil menurut eselon :

1). Pejabat eselon II/b                = 1 Orang Kepala Badan;

2). Pejabat eselon III/b               = 1 Orang Sekertaris;

3). Pejabat eselon IV/a                = 6 Orang Kasubag/Kasi;

4). Pejabat eselon IV/b               = 6 Orang Kasubsi.

    3.   Sumber Daya Manusia Aparatur.

Adapun perincian jumlah PNS BNK Kolaka Utara berdasarkan tingkat golongan, pendidikan dan jenis kelamin adalah sebagai berikut :

1.  Keadaan pegawai negeri sipil menurut Golongan :

1). Golongan IV            = 3 orang

2). Golongan III            = 6 orang

3). Golongan II             = 2 orang

2.  Keadaan pegawai negeri sipil menurut tingkat pendidikan :

1). Strata Dua (S2)        = 1 orang

2). Strata Satu (S1)       = 8 orang

3). SLTA                       = 2 orang

3.  Keadaan pegawai negeri sipil menurut jenis kelamin :

1). Laki-Laki                 = 9 orang

2). Perempuan              = 2 orang    

 

3.   Sarana dan Prasaran

Disamping Sumber Daya Manusia yang profesional, ketersediaan sarana dan prasarana juga merupakan unsur penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Badan Narkotika Kabupaten Kolaka Utara dilengkapi sarana dan prsarana yang diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya. Untuk prasarana gedung meskipun belum memiliki gedung sendiri yang bersifat khusus namun telah disediakan gedung yang cukup memadai untuk menampung pelaksanaan tugas.

 adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Badan Narkotika Kabuapaten kolaka utara, antara lain :

 

NO

BARANG

JUMLAH

JENIS BARANG

1.

Kendaraan Dinas

9

1 Mobil

8 Motor

2.

photo

VOTING MASYARAKAT

Bagaimana Tanggapan Anda Mengenai Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kab. Kolaka Utara?

photo photo

HARGA EMAS ANTAM

GRAFIK PERTUMBUHAN EKONOMI

DOWNLOAD

Fahmis Pustaka, 2008

Buku Jejak Pemekaran Kabupaten Kolaka Utara

photo

Tim Penulis : Moh.Yahya Mustafa, Masmur Lakahena, Zainuddin Tika, La Alu.
Kata Pengantar : Rusda Mahmud

Download Buku.

DARI MEJA BUPATI

Lasusua, 15 August 2016

PIDATO BUPATI KOLAKA UTARA DALAM RANGKA PENYERAHAN RANCANGAN NOTA KESEPAKATAN MENGENAI RANCANGAN KEBIJAKAN UMUM APBD PERUBAHAN DAN PRIORITAS PLAFON ANGGARAN SEMENTARA APBD PERUBAHAN KABUPATEN KOLAKA UTARA

PIDATO . . .

Selengkapnya.. Indeks Pidato

Top